Dalam artikel kali ini ane cuma mau ngajak agan-agan semua buat kenalan sama teknologi perkatupan ( bahasa orang katrok ) dari produsen mobil dan motor asal negeri sakura yaitu Honda. Teknologi ini Honda namakan dengan nama Teknologi VTEC ( baca Vi Tec ) kepanjangan dari Variable Valve Timing & Lift Electronic Control. Kebanyakan teknologi ini bisa anda temukan pada mobil-mobil keluaran baru dari Honda. Meski sebenarnya ada juga motor yang menggunakan teknologi ini contohnya CB400 SuperFour VTEC. Sebenarnya apa sih keistemewaan dari teknologi ini gan? Yuk kita mulai kenalan.. :D
Awal mulanya gini gan, dari dulu sejak diciptakannya mesin penggerak kendaraan ( motor atau mobil ), para insinyur mesin selalu dihadapkan dengan dua masalah, yaitu kencang dan irit. Kayaknya dua hal ini dari dulu gak pernah akur gan, kenapa? ya kalo kencang biasanya gak bakalan irit, lah klo bisa irit biasanya kagak bisa lari gan.
Kenapa kok bisa begitu? begini gan ceritanya. Mekanisme yang mengatur masuknya campuran bahan bakar kedalam ruang bakar mesin adalah klep atau katup ( valve ) pada intake. Pada mesin-mesin biasa ( tanpa teknologi VTEC ) settingan buka tutup katup atau klep ini selalu tetap pada setiap tingkatan putaran mesin. Terus apa hubungannya settingan katup yang tetap dengan kecepatan dan keiritan bahan bakar? hehe..agan mulai bingung ya :p
Tenang gan masih ada lanjutannya.. kira-kira begini penjabarannya..
Saat bukaan katup kita setting kecil tentu campuran bahan bakar dan udara yang masuk lebih sedikit daripada jika disetting lebar. Bisa dibilang settingan ini cocok untuk yang ingin irit BBM. Hal ini mungkin tidak bermasalah saat putaran mesin bawah, tapi lain cerita kalo mau dibuat ngebut. Gimana mau ngebut, kan sudah pasti tenaga mesin akan tertahan akibat kekurangan suplai bahan bakar.
Dan ketika bukaan katup kita setting lebar tenaga yang dihasilkan mesin ketika putaran atas akan maksimal karena suplai bahan bakar yang dibutuhkan tercukupi. Tapi, ada tapinya gan, pada setingan ini bukaan katup pada putaran bawah juga ikut lebar, jadi putaran bawah mesin akan kelebihan suplai bahan bakar yang mengakibatkan mesin menjadi boros atau tidak irit lagi.
Oleh sebab itulah gan para insinyur mesin mencari cara agar bukaan katup lebih fleksibel dan akhirnya ditemukanlah teknologi VTEC oleh para insinyur mesin Honda. Terus sebenarnya bagaimana sih cara kerjanya nih teknologi? Yuk kita kelanjutan artikel ini sampai tuntas.
Teknologi VTEC yang dipakai pada mesin produksi honda memungkinkan mekanisme bukaan katup memiliki setidaknya dua variable settingan. Sehingga memungkinkan mesin bisa irit pada saat putaran bawah dan juga bisa mendapatkan tenaga maksimal pada saat putaran atas. Kenapa bisa begitu? Ternyata teknologi ini menggunakan dua bentuk Cam dan dua tipe rocker arm. Dua bentuk Cam inilah yang ternyata berperan penting dalam mekanisme teknologi ini sehingga jangkauan pengungkit katup ( rocker arm ) memiliki dua variasi, yang berarti juga bukaan katup pada intake juga memiliki dua variasi. Sebagai gambarannya lihat gambar dibawah ini gan..
Terus bagaimana cara kerjanya tuh alat? sabar gan, penjelasannya masih berlanjut.. Teknologi ini dapat bekerja dengan bantuan sebuah pin yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan kedua tipe rocker arm. Penggunaan pin ini bisa diatur, pada saat putaran bawah pin akan dilepas, sehingga rocker arm bekerja berdasarkan bentuk Cam yang lebih kecil. Karena mengikuti bentuk Cam yang kecil maka bukaan katup juga ikut kecil sehingga irit bahan bakar. Dan pada saat putaran atas atau ingin kebut-kebutan nih gan, pin ini akan mengunci rocker arm yang bekerja berdasarkan Cam kecil dan rocker arm yang bekerja berdasarkan Cam yang besar menjadi satu. Ketika telah menyatu otomatis kedua rocker arm akan bekerja berdasarkan bentuk Cam yang lebih besar, sehingga bukaan katup juga akan ikut besar. Karena itulah kebutuhan mesin akan bahan bakar bisa tercukupi, sehingga mesin mampu mengeluarkan tenaganya dengan maksimal. bisa ngacir juga deh gan.. :D Istilahnya irit saat dipakai pelan, namun tetap bisa ganas saat ingin dipakai kebut-kebutan.. :p
Kalau agan-agan masih bingung dengan penjelasan ane diatas, mungkin karena bahasanya yang amburadul atau karena emang penjelasannya gak bisa dimengerti, agan bisa melihat kedua video dibawah ini.
Sekian dulu artikel dari ane gan.. mudah-mudahan bisa bermanfaat buat semua.. :)
Sumber: world.honda.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak yang baik pula